Penyebab Sakit Kepala Menurut Jenisnya – Belakang, Sebelah, Kiri, Kanan

Sakit kepala merupakan suatu masalah kesehatan umum yang dapat menyerang siapa saja baik anak – anak, remaja, orang dewasa sampai dengan orang tua. Hampir setiap orang pernah merasakan masalah kesehatan yang satu ini. Seringkali sakit kepala yang dialami kebanyakan orang adalah sakit kepala ringan yang gejalanya muncul secara tiba – tiba dan bisa hilang dalam jangka waktu tertentu.

Namun jika sakit kepala berkepanjangan terjadi, tentu hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Jika sakit kepala terus menerus dirasakan tentu diperlukan penanganan medis untuk mengatasinya. Namun jangan juga terlalu panik ketika Anda mengalami sakit kepala terlebih jika serangan sakit kepala yang Anda rasakan adalah serangan pertama dan belum sampai 3 hari Anda rasakan.

Baiknya sebelum mencari bantuan medis, Anda kenali dulu apa saja jenis sakit kepala dan penyebabnya agar jika memang sakit kepala yang Anda rasakan cenderung ringan maka bisa segera Anda atasi dengan cara alami tanpa bantuan medis.

Bagi Anda yang sudah tidak tahan dengan sakit yang dialami, Anda bisa langsung membaca artikel obat sakit kepala di apotik dan alami yang sudah kami tulis sebelumnya.

Berdasarkan dengan jenis sakit kepala diatas, ada beberapa faktor dasar yang menjadi penyebab seseorang mengalami sakit kepala diantaranya:

  • Lelah yang berkepanjangan
  • Aktivitas yang dilakukan bersama lampu yang terlalu terang
  • Faktor usia
  • Faktor hormonal
  • Benturan yang mengakibatkan trauma pada saraf
  • Stres emosional
  • Sakit tertentu
  • Mengonsumsi obat – obatan
  • Kekurangan nutrisi
  • Lapar atau dehidrasi
  • Dan beberapa faktor penyebab yang lain.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut untuk jenis-jenis sakit kepala yang juga akan dijelaskan penyebabnya secara detail.

 

6 Jenis Sakit Kepala dan Penyebabnya

1. Sakit kepala tegang

Jenis sakit kepala yang pertama adalah jenis sakit kepala yang paling umum terjadi. Sakit kepala tegang yang dalam dunia medis dikenal dengan istilah tension headache ini merupakan sakit kepala sehari – hari dimana semua orang pernah mengalaminya dalam hidup mereka. Orang yang mengalami sakit kepala tegang bisa merasakan denyut kencang di kedua sisi kepala mereka atau di salah satu sisi kepala baik itu sakit kepala sebelah kiri atau sakit kepala sebelah kanan.

Pada beberapa kasus, kemungkinan besar penderita juga akan merasa adanya kekakuan yang terjadi di belakang leher dan otot bahu kemudian menyebar ke depan dan akan Anda rasakan tekanan di belakang mata bersamaan dengan tekanan yang dirasakan di rahang Anda.

Sakit kepala ini bukan merupakan serangan sakit kepala yang parah dan biasanya bisa hilang dengan sendirinya. Anda juga bisa meringankan sakit kepala ini dengan mengonsumsi ramuan herbal yang dapat membuat Anda lebih rileks dan mengatasi tegang di kepala secara ampuh.

 

2. Migrain

Migrain atau sakit kepala sebelah merupakan sakit kepala belakang atau kondisi sakit kepala bagian atas yang juga bisa terjadi di bagian depan atau sisi kepala.

Ketika seseorang mengalami migrain, rasa sakit yang dialami cenderung dimulai dari sebagian sisi kepala kemudian menyebar ke kedua sisi. Migrain merupakan suatu kondisi kesehatan umum yang juga berpengaruh pada satu dari lima orang wanita dan satu dari 15 orang pria.

Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai penyakit ini, Anda dapat langsung mengunjungi artikel kami sebelumnya yaitu obat migrain.

 

3. Sakit kepala cluster

Sakit kepala cluster merupakan serangan nyeri yang menyiksa di salah satu sisi kepala dan sering terasa di sekitar mata. Jika Anda sering sakit kepala di area tersebut, Anda harus segera memeriksakannya ke dokter. Jika tidak sakit kepala ini akan membuat Anda tersiksa dan mudah bangun di malam hari. Pengulangan rasa sakit akan sering terjadi pada diri penderita yang terkadang tidak hanya berlangsung dalam hitungan hari, bahkan juga bisa berlangsung selama berbulan – bulan atau bertahun – tahun.

Kurang lebih sekitar 10 sampai dengan 20% penderita yang mengalami sakit kepala cluster teridentifikasi mengalami sakit kepala kronis yang tidak jarang mengancam nyawa penderitanya. Karena itu jika sakit kepala terus menerus Anda alami utamanya yang tidak sembuh dalam kurun waktu lebih dari 7 hari atau paling lama 15 hari, segera periksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter. Dokter akan mencari tahu penyebab pastinya dan tentunya memberikan langkah pengobatan yang terbaik.

 

4. Sakit kepala hormonal

Sakit kepala saat haid ataupun sakit kepala saat hamil teridentifikasi sebagai jenis sakit kepala karena faktor hormonal. Serangan yang dirasakan merupakan suatu tanda pengaruh hormon didalam tubuh. Sakit kepala dan mual juga kerap dirasakan oleh penderita.

Namun hal ini akan berangsur – angsur membaik seiring dengan pertambahan waktu haid (bagi yang mengalami sakit kepala karena haid) atau bertambahnya usia kehamilan (bagi yang mengalami sakit kepala karena hamil).

 

5. Sakit kepala karena sindrom pascatrauma

Jika sakit kepala yang Anda rasakan dalam intensitas yang lama atau terjadi terus menerus, ada kemungkinan Anda pernah mengalami benturan yang mengakibatkan trauma jangka panjang. Untuk mengatasi hal ini terapi dengan bantuan dokter sangat disarankan.

 

6. Sakit kepala akibat usia lanjut

Pada umumnya sakit kepala akibat usia lanjut dialami oleh pasien yang usianya diatas 60 tahun dan dipicu oleh adanya tekanan bola mata yang meningkat atau disebut dengan istilah glaukoma.

Faktor psikologis yang mulai tidak stabil dan beberapa penyakit yang menyerang orang – orang lansia juga turut menjadi faktor pemicu sakit kepala ini muncul.

 

4 Cara Menghilangkan Sakit Kepala Secara Alami

Jika Anda mengalami sakit kepala, langkah – langkah untuk mengobati sakit kepala yang Anda rasakan sebagai berikut:

1. Manfaatkan es batu

Es batu merupakan bahan yang memiliki sifat dingin. Kandungan sifat dinginnya ini dapat membuat saraf menjadi rileks sehingga sakit kepala bisa teratasi dengan cepat.

Cara mengatasi sakit kepala dengan es batu sangat mudah. Anda gosokkan kotak es batu secara perlahan di bagian kening, samping kepala dan jika perlu di belakang kepala. Lakukan kurang lebih selama 5 menit.

 

2. Konsumsi air putih lebih banyak

Pada dasarnya tubuh kita terdiri dari 70% cairan. Sehingga konsumsi cairan didalam tubuh sangat penting. Jika Anda kekurangan cairan dan mengalami dehidrasi, hal ini dapat mengakibatkan Anda merasa pusing.

Untuk mengatasinya Anda bisa mengonsumsi air putih dengan intensitas yang lebih sering dan lebih banyak.

 

3. Konsumsi makanan yang mengandung mint

Apapun jenis sakit kepala Anda khususnya sakit kepala yang disebabkan oleh gangguan asam lambung dan sakit kepala pada ibu hamil, bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung mint.

Anda bisa membuat ramuan daun mint ditambah jeruk nipis yang segar dan berkhasiat meredakan sakit kepala yang Anda rasakan.

 

4. Lakukan peregangan atau streching

Streching atau peregangan merupakan suatu aktivitas yang sangat baik dilakukan untuk membantu menenangkan saraf dari tegang yang mengakibatkan sakit kepala. Dengan begini peregangan menjadi solusi paling ampuh Anda gunakan untuk menghilangkan sakit kepala yang Anda rasakan.

Kini ada banyak latihan peregangan yang dapat Anda lakukan. Akan tetapi sangat disarankan agar Anda melakukan yoga sebagai latihan streching terbaik guna menghilangkan dan mengatasi sakit kepala yang Anda rasakan. Dengan melakukan olahraga yoga juga bisa membuat tubuh Anda lebih ringan dan lemak didalam tubuh terbakar sempurna.

 

Namun jika sakit kepala yang Anda alami tidak bisa hilang dalam kurun waktu 7 hari atau selambat – lambatnya 15 hari setelah pengobatan alami dilakukan, sebaiknya Anda konsultasikan masalah kesehatan Anda ke dokter dan dapatkan solusi terbaik disana.

Get well soon!

loading...

Leave a Reply