Kenali Ciri dan Penyebab Penyakit Kista Punggung

Penyakit Kista Punggung – Kista punggung biasanya terjadi tepatnya di bagian belakang leher serta kepala, selain itu kista yang merupakan kista sebasea ini juga dapat muncul di bawah permukaan kulit. Kista itu sendiri adalah pertumbuhan sel abnormal dari jaringan yang bisa muncul di semua bagian tubuh. Kista bisa menyerang dan terjadi pada semua orang dan semua usia. Setidaknya terdapat 100 lebih jenis kista yang bervariasi serta dalam berbagai ukuran, lokasi, warna di bagian tubuh, serta penyebab dan gejalanya. Namun meskipun secara umum penyakit kista hanya dapat di deteksi dan terlihat menggunakan mikroskop, sedangkan kista yang terdapat di bagian punggung akan mudah terlihat karena membesar dan membengkak.

Ada banyak gejala kista yang terjadi terutama untuk jenis kits yang di bagian punggung. Kista di bagian punggung sebelum terlihat membesar biasanya penderita akan mengalami beberapa gejala. Berikut gejala dan penyebab dari penyakit kista punggung yang harus anda ketahui.

 

Gejala Penyakit Kista Punggung

Selain karena benjolan yang menyakitkan yang terdapat di bawah kulit, berikut ini adalah beberapa gejala dan ciri-ciri kista di bagian punggung:

  • Terasa nyeri dan berwarna kemerahan.
  • Mengalami peningkatan suhu pada benjolan.
  • Nyeri dapat terjadi akibat infeksi.
  • Sangat sulit ketika mencoba menggerakkan punggung.
  • Terkadang juga berbau busuk.

 

Penyebab Penyakit Kista Punggung

Benjolan Di Punggung

Kista yang terdapat di bagian punggung biasanya memiliki beragam dan banyak jenis serta warna yang berbeda, selain itu bentuk dan ukurannya pun juga berbeda-beda, sehingga akan sangat sulit untuk menemukan apa yang menjadi penyebab pasti kemunculan jenis kista ini pada tubuh. Namun beberapa penyebab kista berikut ini bisa menjadi bahan pengetahuan bagi anda yang belum mengetahuinya:

  • Akibat tumor
  • Adanya infeksi kulit
  • Faktor genetik
  • Karena pembengkakan folikel rambut
  • Akibat Pembengkakan lokal dari daerah yang terkena
  • Karena adanya cedera yang mempengaruhi pembuluh darah
  • Akibat terjadi kerusakan pada kelenjar tertentu
  • Terjadinya peradangan kronis

 

Jenis Penyakit Kista Punggung

Banyak sekali jenis dan macam kista yang ada salah satunya seperti kista ovarium, ganglion kista, kista baker, kista sebaceous, kista pineal, epidermal kista, kista pankreas, dan secara umum kista ditemukan dalam organ internal. Namun kista yang biasanya muncul dibagian luar tubuh terutama di bawah permukaan kulit merupakan dari jenis kista berikut ini.

 

1. Kista Sebasea

Kista sebasea merupakan sebuah benjolan yang biasanya muncul di bagian bawah kulit serta berisi sesuatu yang disebut sebagai sebum. Jenis kista yang satu ini masih tergolong jinak dan biasanya tidak akan terasa nyeri kecuali pada saat mengalami infeksi infeksi. Kista sebasea atau biasanya sering disebut sebagai epidermoid ini muncul berupa benjolan pada lapisan permukaan paling atas kulit dan dikenal sebagai epidermis, sedangkan pada kista pilar akan ditemukan pada folikel rambut. Meskipun yang menjadi salah satu penyebabnya, namun kista dapat bervariasi dan berbeda tiap-tiap orang, ada juga kista pada kulit kepala serta yang timbul di bagian belakang telinga juga dapat disebabkan akibat dari terlalu berlebihnya produksi minyak pada kelenjar dalam tubuh. Ketika kelenjar itu tidak dapat memenuhi banyaknya permintaan untuk melepaskan minyak maka hal itu bisa menyebabkan kista. Kista sebasea juga dapat muncul pada bagian leher, telinga, kepala dan juga punggung.

Kista jenis ini biasanya terjadi di bagian bawah permukaan kulit, sehingga akan terdapat beberapa pilihan untuk cara pengobatan yang tersedia untuk mengobati kista sebaceous di bagian punggung ini. Terkadang kista ini juga dapat hilang tanpa diobati, namun ada juga yang harus diobati dengan menggunakan antibiotik. Biasanya penghapusan dan pengangkatan kista sebaceous ini akan dilakukan dengan cara pengeringan ataupun dengan cara bedah.

 

2. Kista Baker

Kista jenis ini dinamai dengan nama seorang ahli bedah Inggris yakni William Morrant Baker. Selain itu Kista ini juga kerap disebut dengan nama kista poplitea, kista ini biasanya terjadi di bagian belakang lutut serta ditandai dengan adanya pembengkakan akibat akumulasi cairan. Penyebab dari kista Baker ini adalah arthritis. Benjolan kista jenis ini biasanya akan menjadi mudah terlihat pada saat berdiri, serta trauma yang dialami penderita dapat mengakibatkan pecahnya kista ini dan akan lebih mengarah pada pembengkakan di seluruh bagian kaki.

Pengobatan untuk jenis kista baker ini yakni meliputi terapi fisik serta obat untuk menghilangkan kista tersebut. Dengan cara mengeluarkan cairan dari dalam kista, kemudian diikuti oleh obat antibiotik serta suntikan steroid untuk membantu meringankan rasa nyeri sakit.

 

3. Kista Pilonidal

Kista Pilonidal biasanya terjadi pada daerah celah pantat atau bokong dan juga dikenal dengan nama abses. Kista jenis ini berisi berupa puing-puing kulit dan rambut. Dalam beberapa kasus yang sangat jarang terjadi, kista ini dapat mencapai bagian sumsum tulang belakang dan menyebabkan rasa sakit yang sangat parah di bagian punggung bawah.

Bedah akan dilakukan oleh dokter dalam kasus abses ini yakni berupa drainase yang melibatkan penghapusan rambut serta puing-puing dari dalam kista. Biasanya Antibiotik yang diresepkan dokter akan dapat mempercepat penyembuhan sehingga mencegah terjadinya infeksi. Namun jika kista kembali berulang, maka dokter akan membutuhkan operasi yang lebih invasif dan tergantung pada tingkat keparahan kista tersebut.

 

Secara umum, penyakit kista punggung memang tidak terasa menyakitkan, sehingga beberapa orang akan memilih mengabaikan benjolan di punggung karena menganggapnya hanya benjolan biasa. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk rajin memeriksakan seluruh bagian tubuh guna mengetahui apakah ada kelainan atau pertumbuhan kista di tubuh anda. Semoga bermanfaat. Get Well Soon !!

loading...

Leave a Reply