8 Obat Radang Sendi Apotik & Tradisional – Penyebab, Gejala, Pantangan

Radang sendiri merupakan suatu keadaan dimana sendi mengalami peradangan.

Dalam dunia kedokteran, penyakit ini biasa disebut sebagai arthritis. Biasanya, penyakit ini banyak menyerang orang-orang yang sudah memasuki usia dewasa. Namun ada kasus dimana penyakit radang sendi menyerang anak-anak.

Radang sendi merupakan peradangan pada satu atau beberapa sendi sekaligus yang disebabkan oleh berbagai faktor. Ada beberapa jenis peradangan yang sering kita jumpai.

Jenis peradangan pertama yaitu osteoarthritis yang sering menyerang persendian lutut, pinggul, bahu serta leher. Karena sendi ini berhubungan dengan tulang rawan, maka sendi besar akan lebih sering terserang sendi jenis ini.

Sedangkan radang sendi selanjutnya adalah rheumatoid yang biasanya menyerang jari-jari tangan dan sendi-sendi kecil lainnya. Kedua jenis radang sendi tersebut merupakan jenis yang paling sering umum dijumpai.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai penyakit ini, berikut penjelasan lengkap mengenai definisi, penyebab, hingga obat radang sendi.

 

Jadi, Apa Penyebab Radang Sendi?

Penyebab radang sendi sangat beragam sesuai dengan jenis peradangan itu sendiri. namun umumnya, peradangan disebabkan oleh adanya infeksi, faktor usia serta system kekebalan tubuh yang mulai menurun.

Penyebab lainnya adalah meliputi obesitas, cedera, serta keturunan. Jika Anda memiliki riwayat keluarga terdahulu yang memiliki penyakit radang sendi, Anda harus rajin memeriksakan diri untuk pencegahan dini.

 

Apa Saja Gejala Radang Sendi?

Sama seperti penyakit lainnya, radang sendi juga memiliki gejala khusus. Gejala radang sendi yang paling mudah dikenali adalah nyeri atau sakit pada persendian.

Pada sendi besar seperti lutut atau bahu biasanya rasa nyeri sering datang dan perlahan rasa sakitnya meningkat jika tidak diberikan pertolongan. Sedangkan pada sendi kecil seperti jari tangan, nyeri yang tidak sekuat sendi besar.

Selain itu, gejala lainnya meliputi kaku pada sendi, bengkak, kemerah-merahan serta jangkauan gerak sendi menjadi berkurang.

Jika Anda memiliki salah satu atau beberapa gejala sekaligus pada sendi Anda, sesegera mungkin periksalah ke dokter untuk memastikan jenis radang sendi serta menemukan obat radang sendi yang sesuai dengan kondisi.

 

4 Obat Radang Sendi di Apotik

Dikarenakan radang sendi merupakan suatu kondisi yang terus menerus dialami oleh masyarakat umum, maka muncullah berbagai macam jenis obat yang bisa Anda temui di apotek. Ada banyak jenis obat yang bisa Anda gunakan untuk pencegahan, pertolongan pertama hingga untuk mengobati dalam jangka panjang.

Berikut ini merupakan daftar beberapa obat radang sendi di apotek yang bisa Anda dapatkan dengan mudah.

1. Analgesic

Jenis obat ini bermacam-macam dan biasanya digunakan untuk meredakan rasa nyeri yang ada pada sendi. Namun sayangnya obat dalam jenis ini tidak berpengaruh banyak pada peradangan sendi. Artinya, obat ini hanya bersifat meredakan rasa sakit saja. Obat ini biasanya digunakan untuk pertolongan pertama atau untuk radang sendi yang belum parah.

Contoh obat jenis analgesic adalah paracetamol, natrium diklofenak serta ibuprofen. Paracetamol dan ibuprofen merupakan obat yang sangat mudah didapat serta bekerja cepat mengurangi rasa sakit. Anda bisa membelinya tanpa resep dokter, tapi Anda harus patuh terhadap dosis.

2. Kortikosteroid

Obat selanjutnya adalah obat yang masuk dalam kategori kortikosteroid. Contoh obat dalam jenis ini adalah dexamethasone dan prednison. Produk obat ini bisa dikonsumsi langsung dengan cara meminumnya serta tersedia juga dalam bentuk suntik. Untuk versi suntik, obat akan disuntikkan langsung pada sendi yang sakit.

Berbeda dengan fungsi obat sebelumnya, obat jenis ini akan bekerja mengurangi rasa sakit sekaligus menekan system kekebalan tubuh agar bekerja memperbaiki sendi.

3. DMARDS

DMARDS biasa disebut sebagai obat anti rematik. Obat ini tidak hanya meredakan rasa nyeri, namun akan langsung bekerja pada system kekebalan tubuh untuk menghentikan infeksi atau peradangan. Contoh obatnya adalah methotrexate.

4. Counterirritants

Obat yang terakhir ini sebenarnya untuk obat oles dari luar yaitu sebuah cream lotion. Anda tidak memerlukan dosis khusus untuk mengolesnya. Oleskan cream yang biasanya panas di bagian sendi yang nyeri. Obat ini akan membantu Anda untuk mengurangi rasa sakit tersebut melalui rasa panas yang timbul.

Dari daftar obat di atas, Anda harus patuh terhadap dosis untuk obat dengan dosis tinggi. Pastikan obat radang sendi di apotik yang Anda beli sesuai dengan tingkat sakit pada radang sendi Anda.

 

4 Obat Radang Sendi Tradisional

Selain obat yang bisa Anda dapatkan di apotek, Anda juga bisa mengobati radang sendi dengan bahan alami. Dalam masyarakat kita, obat tradisional untuk pengobatan penyakit radang sendi atau rematik ini sangat beragam macamnya. Obat radang sendi tradisional bisa Anda pilih untuk efek samping yang tidak banyak.

Berikut tanaman yang bisa Anda jadikan obat rematik:

1. Jahe

Sebagai tanaman yang mengandung banyak zat anti-inflamasi, jahe bagus untuk menyembuhkan radang sendi. Cara penggunaannya pun cukup mudah. Anda bisa dengan mudah melembutkan dan mengoleskannya tepat ke sendi Anda yang meradang.

Jahe sendiri merupakan tanaman obat yang banyak digunakan oleh orang Indonesia; salah satu kegunaan lainnya adalah sebagai obat pengencer dahak dan obat pegal linu.

2. Kunyit

Selain jahe, bumbu dapur yang bermanfaat sebagai obat radang sendi tradisional adalah kunyit. Untuk menggunakannya, Anda disarankan menggunakan bubuk kunyit. Secara ilmiah telah terbukti bahwa ramuan bubuk kunyit mampu memperlambat infeksi sendi.

Kunyit juga merupakan tanaman obat yang sangat berkhasiat untuk kesehatan, biasanya digunakan untuk obat telat datang bulan dan obat jamur kulit.

3. Lidah buaya

Terkenal dengan fungsinya untuk mempercantik rambut, ternyata lidah buaya menyimpan manfaat untuk menyembuhkan radang sendi. Caranya pun sederhana yaitu Anda tinggal mengoleskan lendir lidah buaya yang telah didinginkan.

Lidah buaya merupakan tanaman obat yang mempunyai banyak manfaat bagi kecantikan seperti obat rambut rontok dan obat penghilang ketombe.

4. Air Garam

Selain menggunakan tanaman, Anda bisa juga memanfaatkan garam. Caranya mudah. Anda hanya perlu menyiapkan air hangat yang telah diberi garam dengan takaran yang sesuai. Setelah itu, Anda bisa merendam atau mencelupkan persendian yang terganggu.

Air garam dipercaya juga dapat membunuh kuman dan bakteri, oleh karena itu air garam juga digunakan untuk obat amandel bengkak dan obat radang tenggorokan.

 

Selain daftar tanaman diatas, obat radang sendi tradisional  bisa memanfaatkan daun pandan wangi, akar beluntas, daun dewa, serta lengkuas.

Untuk hasil maksimal dari pengobatan secara alami, pastikan Anda melakukannya dalam kurun waktu yang cukup dan teratur dalam menggunakannya.

 

Apa Pantangan Radang Sendi Yang Wajib Dihindari?

Hampir semua penyakit memiliki pantangan. Begitu juga dengan radang sendi. Anda perlu mengetahui ini agar Anda yang memiliki gangguan pada sendi menjadi lebih berhati-hati. Terlebih jika Anda sedang dalam masa pengobatan atau tingkat peradangan sudah tinggi. Pantangan radang sendi dimaksudkan agar proses pengobatan yang berlangsung untuk penyembuhan radang sendi bisa bekerja maksimal.

Pantangan radang sendi pertama adalah Anda tidak boleh mandi terlalu malam. Terutama jika radang sendi diperparah dengan rematik, maka mandi malam harus dihindari karena hanya memperburuk keadaan. Selain itu, hindari kebiasaan merokok dan mengangkat beban berat.

Ada pula pantangan yang berhubungan dengan makanan. Anda dilarang makan beberapa jenis makanan tertentu. Makanan pantangannya adalah meliputi konsumsi jeroan, makanan dengan kadar kolesterol tinggi seperti telur puyuh, daging merah, makanan mengandung kafein serta kacang-kacangan.

Memakan makanan tersebut tidak hanya memperburuk keadaan, namun juga akan membuat proses penyembuhan menjadi lama. Beberapa jenis infeksi sendi sangat sensitif terhadap beberapa jenis makanan tertentu.

loading...

Leave a Reply