9 Obat Muntaber Alami & Resep Dokter – Gejala & Penyebab

Anda tiba-tiba mengalami muntah-muntah yang disertai dengan buang air besar secara berkali-kali? Segeralah periksakan diri ke dokter, karena bisa jadi Anda sedang muntaber. Nama muntaber sendiri berasal dari gabungan dua kata dari kegiatan tersebut, yaitu muntah dan berak.

Sedangkan dari sudut definisi, muntaber merupakan suatu kondisi tubuh manusia yang sedang mengalami beberapa gejala gangguan kesehatan dalam satu waktu, seperti muntah dan buang air besar dalam intensitas yang tinggi. Bahkan dalam satu hari saja, pasien muntaber dapat melakukan buang air besar lebih dari sepuluh kali.

Muntaber merupakan salah satu jenis penyakit yang tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, dari bayi, anak-anak hingga orang tua. Sejatinya penyakit muntaber ini berkaitan erat dengan daya tahan tubuh.

Oleh sebab itu, tidak heran jika muntaber lebih sering melanda anak-anak, khususnya mereka yang masih berada di usia dua hingga delapan tahun. Anak-anak dalam usia tersebut masih memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah dari pada orang dewasa. Bahkan beberapa kasus, muntaber juga ditemukan pada bayi.

Bagi yang merasakan mual berkelanjutan, dapat juga membaca artikel 9 Obat Anti Mual dan Muntah dari ObatAntibiotik.com.

 

13 Gejala Muntaber

Ditelaah dari segi namanya, muntaber dapat dikenali dari gejala muntah hebat yang disertai dengan berak atau buang air besar. Namun selain kedua aktivitas tersebut, pada umumnya pasien muntaber juga mengalami gejala-gejala muntaber sebagai berikut ini:

  1. Sakit perut yang disertai keram
  2. Mual hebat sehingga tidak bisa menahan muntah
  3. Tidak selera untuk menelan makanan
  4. Tubuh terasa lemas
  5. Dehidrasi
  6. Demam
  7. Sering berhalusinasi
  8. Sakit kepala
  9. Sering buang air besar, tapi jarang buang air kecil
  10. Kulit kurang elastis
  11. Susah tidur
  12. Wajah terlihat lebih tirus
  13. Berat badan mengalami penurunan drastis

 

Penyebab Muntaber

Muntaber terjadi karena usus mengalami peradangan. Peradangan ini disebabkan oleh bakteri, virus ataupun parasite lain seperti jamur dan lainnya.

Penyebab utama muntaber adalah adanya bakteri bernama Escherichia coli. Bakteri ini mewabah karena akibat dari minimnya kebersihan di lingkungan tempat tinggal. Selain itu, bakteri penyebab muntaber ini juga dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan yang dikonsumsi.

Begitupun dengan bayi, muntaber pada bayi disebabkan oleh banyak faktor. Selain karena infeksi mikroorganisme dan keracunan makanan ataupun minuman, muntaber pada bayi juga bisa disebabkan oleh lingkungan yang kotor, kekurangan asupan protein, adanya infeksi pada saluran kemih ataupun pada saluran pernafasan.

Untuk lebih lanjutnya, Anda perlu menyegerakan diri membawa sang bayi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif, mengingat muntaber termasuk penyakit yang serius.

 

5 Obat Muntaber Alami

Muntaber termasuk penyakit yang telah lama melanda masyarakat Indonesia. Bahkan sampai sekarang pun pasien muntaber masih bermunculan.

Saat ini, untuk menemukan obat muntaber cukup mudah, Anda bisa menghubungi dokter, meminta resep, kemudian menebus obat tersebut di apotik-apotik terdekat.

Namun, bagi Anda yang ingin menyembuhkan muntaber dengan cara tradisional, berikut ini nama tanaman herbal yang dapat Anda jadikan sebagai obat muntaber alami:

1. Daun jambu biji, daun teh hijau dan pisang biji

Daun jambu biji sangat baik sebagai obat muntaber alami sejak zaman dahulu hingga sekarang. Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu;

  • Sediakan masing-masing 7 lembar daun jambu biji dan teh hijau
  • Tumbuh kedua bahan tersebut dengan 1 buah pisang biji sampai semua bahan benar-benar halus
  • Tambahkan secukupnya air, kemudian minum airnya

Ramuan dari bahan daun jambu biji, daun teh hijau dan pisang biji ini sebaiknya diminum tiga hari dalam sehari.

2. Daun Sembung

Selain daun jambu biji dan teh hijau, daun sembung juga dipercaya dapat menyembuhkan penyakit muntaber. Cara membuat ramuan ini adalah sebagai berikut:

  • Siapkan 5 lembar pucuk daun sembung, kemudian rebus bersama dengan 2 gelas air
  • Biarkan air rebusan daun sembung tersebut mendidih dan berkurang menjadi satu gelas saja

Ramuan obat muntaber dari bahan daun sembung ini baik diminum 2 kali dalam sehari.

3. Air kelapa

Air kelapa dapat mengatasi muntaber pada tahap awal, karena air kelapa memiliki khasiat hebat untuk melawan racun yang kemungkinan terbawa bersama makanan kotor.

Minumlah air kelapa langsung dari buahnya, tanpa campuran apapun, termasuk menggunakan gelas, ditambah dengan gula ataupun es batu.

Air kelapa juga bisa digunakan sebagai obat biduran dan obat panas dalam.

4. Bawang putih

Bawang putih kaya akan manfaat. Salah satunya adalah mengobati muntaber. Bahkan pengobatan muntaber dengan bawang putih tergolong cepat dan ampuh.

Hanya dengan waktu 4 jam, kandungan yang terdapat di dalam bawang putih dapat mengatasi masalah muntah yang disertai berak ini. Cara menggunakan bumbu rempah ini sebagai obat muntaber sangat mudah, yaitu:

  • Beberapa rimpang bawang putih ditumbuk hingga halus
  • Tambahkan secukupnya garam
  • Seduh bersama air panas, kemudian biarkan agar sedikit dingin
  • Setelah agak dingin, ramuan muntaber dari bahan bawang putih ini siap untuk diminum

Selain itu, bawang putih juga bisa digunakan sebagai obat insomnia, obat hidung tersumbat, dan obat pengencer dahak.

5. Garam Oralit

Garam Oralit tepat digunakan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat diare. Meskipun obat muntaber ini tergolong familiar, namun Anda harus tahu cara memberikan obat ini yang benar sesuai dengan resep dokter.

Caranya adalah dengan mengonsumsi oralit sedikit demi sedikit (dua sampai tiga kali teguk), kemudian berhenti dahulu sekitar menit. Ulangi cara meminum garam oralit yang benar tersebut sampai habis.

Minum garam oralit dalam satu tegukan sekaligus, dapat memicu muntah yang disertai dengan buang air besar.

 

4 Obat Muntaber Resep Dokter

Muntaber tergolong penyakit yang serius dan harus segera ditangani dengan cepat, tepat dan benar, karena jika dibiarkan secara terus menerus dapat menyebabkan kematian.

Salah satu cara terbaik jika Anda menemukan kasus seseorang yang tiba-tiba muntah-muntah dan buang air besar terus menerus, segeralah periksakan pasien ke dokter atau segera ambil obat muntaber resep dokter yang tersedia di apotik-apotik terdekat berikut ini:

1. Dioctahedral Smectite (DS)

Di dalam Dioctahedral Smectite terdapat suatu aluminosilikat nonsistemik dengan struktur filitik. Kandungan inilah yang secara in vitro terbukti memiliki khasiat dapat menyembuhkan muntaber.

Cara kerja obat muntaber resep dokter ini adalah dengan cara mengubah sifat fisik mucus lambung dan melawan mukolisis yang diakibatkan oleh bakteri. Dioctahedral dapat dikonsumsi oleh orang dewasa maupun anak-anak. Obat ini juga ampuh untuk mengobati diare akut pada anak.

2. Racecordil

Racecordil merupakan obat anti diare yang tidak memiliki efek buruk terhadap sistem saraf pusat dan tidak menyebabkan konstipasi. Racecordil termasuk obat muntaber resep dokter yang memiliki indeks terapeutik yang tinggi dan aman, karena tidak menyebabkan ketergantungan.

Baik anak-anak maupun orang dewasa, siapa pun bisa menggunakan Racecordil sebagai obat untuk mengatasi masalah muntah dan berak.

3. Nifuroxazide

Nifuroxazide merupakan obat muntaber yang memiliki efek bakterisidal. Efek bakterisidal ini ampuh untuk melawan beragam jenis bakteri, seperti bakteri Escherichia coli,Streptococcus, Pseudomonas Aeruginosa, Shigella Dysenteriae, dan Staphylococcus.

Cara kerja obat ini sangat tepat sasaran, yaitu melalui saluran pencernaan. Nifuroxazide termasuk obat muntaber resep dokter yang baik digunakan semua umur, termasuk anak-anak.

4. Obstipansia

Obstipansia sangat cocok digunakan untuk menghilangkan gejala diare. Obat muntaber yang dapat ditemukan di apotik melalui resep dokter ini memiliki cara kerja yang beragam, karena memiliki kandungan beberapa zat, seperti;

  • Zat penekan peristaltic untuk memberikan lebih banyak waktu untuk resorpsi air dan elektrolit oleh mukosa usus.
  • Zat adstringensia untuk menciutkan selaput lender usus.
  • Zat adsorbensia (karbo adsorben) untuk menyerap zat-zat beracun yang dihasilkan oleh bakteri.
  • Zat spasmolitik untuk melepaskan kejang-kejang otot penyebab nyeri perut

 

Tidak semestinya muntaber disepelekan. Baik terjadi pada bayi, anak-anak, ataupun orang tua, penyakit ini harus segera ditangani dengan cepat dan tepat. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi obat muntaber resep dari dokter atau alami.

Namun yang paling penting untuk menangani masalah muntah yang disertai berak ini, pasien perlu istirahat yang cukup dan mengkonsumsi cairan yang banyak. Akan lebih baik jika dibarengi dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, seperti buah pisang, jus apel, nasi putih dan bubur.

loading...

Leave a Reply