9 Obat Penurun Gula Darah Tinggi di Apotik & Alami

Gula darah tinggi atau hiperglikemia sering kali kita dengar. Gangguan kesehatan ini merupakan salah satu yang paling sering melanda masyarakat Indonesia, terlebih mereka yang memiliki riwayat penyakit diabetes. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan gula darah tinggi?

Seperti namanya, gula darah tinggi merupakan suatu kondisi dari tubuh seseorang yang memiliki takaran glukosa atau gula di luar batas normal atau terlalu tinggi.

 

Kadar Gula Darah Normal Dalam Tubuh Manusia

Gula darah tinggi sangat erat kaitannya dengan takaran gula darah yang ada dalam tubuh manusia. Dikatakan gula darah tinggi, karena kadar gula darah yang ada di tubuh seseorang tidak normal atau terlalu tinggi. Lalu, berapakah kadar gula darah normal tubuh manusia?

Pada dasarnya, kadar gula darah dalam diri seseorang dapat berubah-ubah, sehingga patokannya pun tidak bisa hanya pada satu angka baku saja. Ada beberapa faktor yang menyebabkan angka gula darah seseorang berubah, terutama pada keadaan sebelum atau sesudah makan dan sebelum atau sesudah tidur.

Kedua faktor tersebut merupakan hal yang wajar, karena setelah melalui proses, glukosa tersebut menjadi energy. Glukosa sendiri dihasilkan oleh makanan. Setelah makanan tersebut dikonsumsi, maka sistem pencernaan akan memecah karbohidrat menjadi glukosa. Kemudian, glukosa tersebut diserap oleh aliran darah sebagai asupan energi dan dialirkan menuju sel-sel tubuh penting yang membutuhkan energi. Berikut ini kisaran kadar gula darah normal pada tubuh manusia:

  • Sekitar 70 hingga 130 mg/dL untuk takaran normal kadar gula darah sebelum makan
  • Kurang dari 180 mg/dL untuk takaran normal kadar gula darah setelah dua jam makan
  • Kurang dari 100 mg/Dl untuk takaran normal kadar gula darah setelah tidak makan selama kurang lebih 8 jam atau dalam keadaan puasa
  • Sekitar 100 hingga 140 mg/dL untuk takaran normal kadar gula darah pada saat menjelang tidur

Menjaga kadar gula darah menjadi stabil sangat penting, agar tubuh Anda selalu sehat. Baik kadar gula darah tinggi maupun kadar gula rendah, keduanya harus segera ditangani.

Tidak hanya gula darah tinggi saja yang dapat memicu munculnya gangguan kesehatan, namun kadar gula darah rendah juga dapat menimbulkan ancaman bagi tubuh Manusia. Penurunan gula darah juga dapat berimbas buruk pada tubuh manusia, seperti

  • Sulit konsentrasi
  • Kejang
  • Jantung berdebar
  • Lebih cepat merasa kelelahan
  • Tubuh menjadi lemas dan tidak mampu berdiri atau berjalan
  • Kulit terlihat pucat dan mengeluarkan keringat yang berlebih.

 

6 Penyebab Gula Darah Tinggi

Gula darah dihasilkan tubuh dari makanan melalui proses pencernaan. Oleh sebab itu, penyebab gula darah tinggi erat kaitannya dengan pola makan, seperti:

1. Mengabaikan waktu sarapan

Insulin yang dihasilkan oleh pancreas merupakan sebuah hormone yang memiliki perasn sebagai pembuka ‘pintu’ untuk glukosa bisa masuk ke sel-sel tubuh manusia yang membutuhkan energy.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada wanita gemuk pada tahun 2013 menunjukkan bahwa mereka yang melewatkan sarapan, memiliki tingkat insulin dan kadar gula darah yang lebih tinggi yang dihitung beberapa jam sesudah makan siang dari pada mereka yang rutin sarapan.

2. Makanan atau minuman yang mengandung pemanis buatan tinggi

Pemanis buatan memiliki efek yang sangat buruk bagi kesehatan tubuh manusia. Bukan omong kosong, karena fakta ini telah dibuktikan dengan sebuah penelitian di Israel. Penelitian ini melibatkan tikus yang diberi makanan dengan kadar pemanis buatan dan tikus yang diberi minuman air putih tanpa gula sama sekali.

Tikus yang diberi pemanis buatan memiliki kadar gula darah lebih tinggi dari pada tikus yang tidak diberi minuman yang mengandung pemanis buatan. Faktanya pemanis buatan mampu mengubah bakteri usus, yang kemudian dapat mempengaruhi tubuh, khususnya pada saat sedang memproses glukosa.

3. Makanan mengandung lemak yang tinggi

Selain makanan yang mengandung karbohidrat, makanan yang mengandung lemak juga mampu mempengaruhi takaran gula darah dalam tubuh Anda. Fakta ini ditemukan melalui sebuah penelitian yang tertuang di dalam Journal of Nutrition pada tahun 2011.

Penelitian tersebut menghasilkan bahwa kadar gula partisipan penelitian yang memakan makanan berlemak mengalami peningkatan sebesar 32 persen dari pada yang tidak memakan makanan berlemak.

4. Kebiasaan mengkonsumsi kopi

Bagi penderita diabetes, minum kopi (kafein) bisa menjadi bahaya. Pasien diabetes yang minum kopi hitam tanpa gula atau tambahan apapun, kadar gula darah dalam tubuh dapat meningkat dari 120 menjadi 200.

Kadar gula darah bisa lebih sensitive terhadap kandungan kafein yang terdapat di dalam kopi. Meskipun demikian, kondisi ini sangat bergantung pada individu masing-masing.

5. Infeksi

Infeksi, jenis apapun, termasuk infeksi flu, pilek dan saluran kemih dapat menyebabkan kadar gula dalam darah Anda menjadi naik. Sistem kekebalan tubuh akan melepaskan kuman guna melawan zat kimia khusus, sehingga menyebabkan gula darah menjadi berantakan.

Selain infeksi, penyakit yang menimbulkan stress juga termasuk faktor pemicu melambungnya angka kadar gula darah tubuh manusia. Hal ini disebabkan karena pada saat tubuh mengalami sakit, maka pertahanan tubuh menjadi meningkat.

Tidak hanya itu, kondisi ini juga mengakibatkan liver akan meningkatkan produksi glukosa dengan tujuan untuk menyediakan energy lebih. Pada saat bersamaan inilah, tubuh juga melepaskan hormone stress yang dapat memproduksi sel insulin lebih banyak dari biasanya. Rangkaian proses tersebut mendapatkan hasil akhir berupa peningkatan kadar gula darah pada saat Anda tengah sakit.

6. Beberapa minuman obat umum

Obat-obatan umum termasuk salah satu penyebab kadar gula darah menjadi meningkat. Beberapa jenis obat-obatan tersebut diantaranya, yaitu:

  • Steroid untuk mengontrol asma
  • Statin untuk meningkatkan kadar kolestrol
  • Diuretics untuk menurunkan tekanan darah

 

3 Gejala Gula Darah Tinggi

Gula darah tinggi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai. Jika dibiarkan secara terus menerus, maka dapat mengakibatkan kondisi kesehatan yang semakin buruk.

Bahkan, penyakit ini dapat mengarah pada kondisi terburuk pasien, yaitu tubuh tidak bisa mengolah gula darah yang akhirnya dapat mengakibatkan kematian. Oleh sebab itu, kiranya sangat penting setiap orang memahami apa saja gejala dari penyakit ini.

Memang tidak semua pasien yang memiliki takaran gula darah tinggi tidak menunjukkan gejala apapun, namun apabila Anda mengalami gejala-gejala seperti berikut ini, segeralah mencari penanganan khusus untuk pengobatan gula darah tinggi:

1. Gejala gula darah tinggi ringan

  • Mulut terasa kering
  • Sering kehausan
  • Keinginan untuk makan sangat tinggi, namun berat badan justru menurun
  • Intensitas buang air kecil sangat tinggi, khususnya di waktu malam hari
  • Kulit terasa kering dan gatal
  • Cepat mengantuk dan lelah

2. Gejala gula darah tinggi berat

  • Mengalami gangguan penglihatan (buram)
  • Mendadak hilang ingatan (linglung)
  • Tidak bisa menahan rasa haus. Selalu merasa ingin minum terus menerus
  • Pusing berat, hingga merasa seperti hendak pingsan
  • Rasa kantuk yang tidak bisa dikontrol, sehingga susah untuk bangun atau sekedar membuka mata
  • Kulit wajar menjadi berwarna merah, terasa kering, hangat dan bahkan panas

3. Gejala gula darah tinggi bagi penderita diabetes

  • Jantung berdebar hebat
  • Bau napas tidak sedap
  • Susah bernafas atau napas terengah-engah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah

 

4 Obat Gula Darah di Apotik

Meskipun obat gula darah di apotik sangat mudah untuk ditemukan, namun sebelum Anda benar-benar mengkonsumsinya, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Berikut ini daftar obat gula darah yang dapat Anda dapat di apotik-apotik terdekat di sekitar rumah Anda:

1. Acarbose

AcarboseAcarbose merupakan salah satu obat penghambat enzim alfa glukosidase.

Cara kerja dari obat ini adalah dengan menghambat penyerapan karbohidrat dengan cara menghambat enzim disakarida yang terdapat di usus. Obat ini sangat baik untuk menurunkan kadar glukosa darah setelah makan.

2. Sulfonilurea

Cara kerja Sulfonilurea dalam menurunkan tingginya gula darah adalah dengan memperbaiki kerja insulin melalui sel beta pancreas. Sel beta pancreas sendiri merupakan sel yang memproduksi insulin dalam tubuh.

Obat ini sangat cocok untuk pasien penyandang diabetes mellitus tipe 2. Selain itu, bagi Anda penyandang diabetes yang tidak gemuk juga dapat menggunakan Sulfonilurea ini.

3. Biguanid (Metformin)

MetforminMetformin merupakan biguanid yang berguna untuk menurunkan nafsu makan. Pemberian obat ini harus bersama dengan makanan dan dimulai dari dosis terendah.

Selain itu, obat ini juga kurang cocok untuk penyandang beberapa penyakit, seperti hati, pernafasan, jantung dan gagal ginjal. Untuk lebih jelasnya, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

4. Tiazolidinedion

Di Indonesia tersedia dua macam obat gula darah berjenis Tiazolidinedion, yaitu pioglitazone dan rosiglitazone. Cara kerja obat tersebut adalah dengan menurunkan hiperinsulinaemia (tingginya kadar insulin) dan memperbaiki kadar glukosa dengan cara meningkatkan kerja insulin atau menurunkan resistensi insulin, khususnya pada pasien penyandang diabetes mellitus tipe 2.

Selain itu, tiazolidinedion juga berkhasiat untuk menurunkan kadar trigliserida yang terdapan di dalam lemak bebas.

 

5 Obat Gula Darah Alami & Herbal

Obat gula darah bisa diperoleh dari bahan-bahan alami. Berikut ini daftar tanaman obat yang memiliki khasiat menurunkan kadar gula darah::

1. Brotowali

Brotowali telah terkenal sebagai obat mujarab dari zaman dahulu kala hingga sekarang. Tanaman obat ini memiliki efek farmakologi berupa analgesic atau menghilangkan rasa sakit dan menurunkan panas. Adapun cara membuat ramuan penurun kadar gula darah adalah sebagai berikut:

  • Siapkan 6 cm batang bratawali, kemudian cuci dan potong-potong
  • Tambahkan sepertiga genggam daun sambiloto dan sepertiga daun kumis kucing
  • Rebus bahan-bahan tersebut dalam tiga gelas, kemudian didihkan hingga menyusut menjadi dua gelas saja
  • Ramuan obat tradisional gula darah tinggi alami dari bahan bratawali, daun sambiloto dan kumis kucing ini disarankan diminum setelah makan.

2. Lidah buaya

Lidah buaya memiliki efek farmakologi sebagai anti radang dan pencahar. Berikut ini langkah cara membuat obat gula darah alami dengan memanfaatkan lidah buaya:

  • Siapkan selembar lidah buaya, kemudian cuci hingga bersih
  • Buang bagian durinya, kemudian potong-potong
  • Rebus lidah buaya ke dalam tiga gelas air, kemudian tunggu hingga menjadi satu setengah gelas
  • Minum ramuan obat lidah buaya untuk menurunkan gula darah ini 3 kali dengan takaran 1.5 gelas setiap habis makan.

Lidah buaya juga bisa digunakan sebagai obat rambut rontok, dan obat kutu rambut.

3. Mahkota dewa

Cara membuat ramuan obat gula darah alami dari mengkudu sangat mudah, Anda perlu menyiapkan lima hingga tujuh iris buah mahkota dewa, kemudian seduh dengan satu gelas air panas dengan takaran 200 cc. Tutup dan biarkan hingga larut terlebih dahulu, setelah itu Anda sudah boleh meminumnya.

Mahkota dewa juga dipercaya dapat digunakan sebagai obat alami penyakit gagal ginjal.

4. Mengkudu

Mengkudu termasuk salah satu buah yang berkhasiat untuk menurunkan kadar gula darah. Buah ini memiliki manfaat untuk memperbaiki sel beta pancreas dan reseptor insulin yang tidak berfungsi dengan baik. Cara penggunaannya adalah sebagai berikut:

  • Siapkan dua buah mengkudu yang telah masak di pohon, kemudian parut
  • Tambahkan sedikit air kapur, kemudian aduk hingga merata
  • Peras air campuran dari mengkudu dan kapur, kemudian minum

Buah mengkudu juga bisa digunakan sebagai obat penyakit gondongan dan obat amandel bengkak.

5. Pare

Di dalam pare terkandung Charantin dan polypeptide-P yang berkhasiat merangsang sel beta pancreas untuk mengeluarkan insulin. Anda hanya perlu mencari 200 gram buah pare kualitas bagus, kemudian Anda boleh merebus atau membuatnya menjadi jus.

Pare juga dipercaya dapat digunakan sebagai obat malaria.

 

Dengan mengetahui gejala dan penyebab meningkatkan jumlah gula darah, Anda menjadi tahu apa saja yang wajib Anda hindari agar kadar gula darah Anda normal.

Selain mengkonsumsi obat gula darah di apotik dan alami, Anda perlu memperhatikan pola makan, terutama mengurangi makanan yang manis dan tidak melewatkan jam makan.

Selain itu, tips agar gula darah selalu stabil, minumlah air putih 2 liter per hari dan istirahat yang cukup. Jangan pula lupakan olahraga, karena olahraga memiliki manfaat yang besar untuk memperoleh tubuh yang sehat.

Semoga lekas sembuh!

 

loading...

Leave a Reply