7 Macam Obat Epilepsi Resep Dokter Paling Ampuh di Apotik

Obat Epilepsi Resep Dokter – Penyakit epilepsi merupakan suatu kondisi kejang berulang yang dialami seseorang. Kondisi ini terjadi karena impuls listrik yang dihasilkan di otak terlalu berlebihan sehingga dapat menyebabkan perilaku atau gerakan tubuh yang tidak terkendali. Salah satu penyebab epilepsi adalah cedera berat yang dialami seseorang. Penyakit epilepsi tergolong penyakit yang harus segera diatasi karena akan sangat mengganggu aktivitas dan produktivitas penderitanya. Salah satu cara mengatasi epilepsi yang dapat diterapkan adalah dengan menggunakan obat epilepsi yang sudah terbukti ampuh dan berkhasiat. Anda bisa temukan obat epilepsi di apotik terdekat atau mengkonsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakannya.

 

Gejala dan Ciri-Ciri Epilepsi

Pada penderita epilepsi, ia akan mengalami gejala epilepsi berupa kejang. Gejala ini merupakan gejala utama serangan epilepsi. Anda juga perlu mengenali ciri-ciri epilepsi pada penderita, diantaranya :

  • Mata yang terbuka ketika kejang
  • Tubuh menjadi kaku (kejang tonik)
  • Mengalami kejang atonik dimana otot tubuh penderita tiba – tiba rileks sehingga penderita jatuh tanpa terkendali.
  • Mengeluarkan suara teriakan ketika kejang
  • Mengompol
  • Sulit bernapas
  • Pada beberapa kasus, epilepsi menyebabkan penderita tidak sadar diri. Setelah sadar, penderita kebingungan dengan kondisi dirinya sendiri

 

Daftar Obat Epilepsi Resep Dokter

1. Alpentin

Alpentin merupakan obat epilepsi medis yang sangat direkomendasikan para dokter. Obat ini juga dapat digunakan sebagai terapi tambahan untuk penderita epilepsi yang serangannya tidak dapat dikendalikan. Alpentin dapat digunakan untuk mengatasi epilepsi dan mencegah serangan epilepsi pada orang dewasa dan anak diatas usia 12 tahun. Anda dapat temukan obat epilepsi resep dokter ini di apotek dengan harga Rp 4.900,00.

Alpentin Obat Epilepsi Resep Dokter

  • Sub kategori : antikonvulsan
  • Komposisi : gabapentin 100 mg
  • Indikasi : mengatasi epilepsi dan sebagai terapi tambahan untuk epilepsi yang tidak dapat dikendalikan serangannya serta untuk pengobatan nyeri neuropati.
  • Perhatian : tidak diperkenankan untuk wanita hamil, laktasi dan anak – anak kurang dari usia 12 tahun
  • Efek samping : pusing, lelah, sakit kepala, thremor, mual, muntah dan rhinitis
  • Dosis : 3 kali sehari 1 tablet. Dapat ditingkatkan penggunaannya sesuai anjuran dokter
  • Anjuran penggunaan : dikonsumsi setelah makan
  • Kemasan : 10 tablet/strip
  • Produksi : Actavis

 

2. Depakene syrup

Depakene syrup merupakan golongan obat epilepsi antikonvulsan yang ampuh mengatasi epilepsi. Dalam penggunaan obat epilepsi resep dokter ini baiknya dikonsumsi sesuai anjuran yang tertera pada label. Tidak diperkenankan memberikan obat ini kepada penderita hipersensitivitas komponen dan pasien penyakit hati. Obat Depakene syrup 120 ml dapat Anda beli di apotek dengan harga Rp 225.000,00.

Depakene Obat Epilepsi Resep Dokter

  • Sub kategori : antikonvulsan
  • Komposisi : setiap 5 ml mengandung valproic acid 250 mg
  • Indikasi : sebagai obat anti epilepsi
  • Perhatian : tidak diperkenankan untuk penderita penyakit hati dan hipersensitivitas komponen
  • Efek samping : mual, muntah dan konstipasi
  • Dosis : 15 mg/kg/hari dapat ditingkatkan dengan interval 5 – 10 mg/kg/hari
  • Anjuran penggunaan : dikonsumsi ketika epilepsi menyerang dan untuk terapi digunakan setiap sebelum makan
  • Kemasan : botol
  • Produksi : Abbott

 

3. Nepatic

Epilepsi atau ayan dapat Anda obati dengan Nepatic. Obat ayan di apotik Nepatic dibanderol sebesar Rp 14.000,00 per tablet. Obat ini dapat menjadi obat terapi epilepsi serta mengatasi gangguan nyeri neuropati.

Nepatic Obat Epilepsi Resep Dokter

  • Sub kategori : antikonvulsan
  • Komposisi : gabapentin 300 mg
  • Indikasi : obat epilepsi dan gangguan nyeri neuropatik
  • Perhatian : tidak diperkenankan untuk penderita gagal ginjal dan gangguan hati
  • Efek samping : thremor, rhinitis, mual dan muntah
  • Dosis : pengobatan hari pertama sehari 1 kali 1 kapsul, pengobatan hari ke 2 sehari 2 kali 1 kapsul, pengobatan hari ke 3 sehari 3 x 1 kapsul.
  • Anjuran penggunaan : dikonsumsi setelah makan
  • Kemasan : 10 tablet/strip
  • Produksi : Kalbe Farma

 

4. Gabexal

Nama obat epilepsi Gabexal memang tidak terlalu familiar. Akan tetapi Gabexal termasuk salah satu obat epilepsi resep dokter yang sangat direkomendasikan dan ampuh mengatasi epilepsi atau ayan serta gangguan saraf neuropatik lainnya. Gabexal dijual dengan harga Rp 12.000,00 per tablet. Anda bisa temukan obat ini di apotek terdekat.

Gabexal Obat Epilepsi Resep Dokter

  • Sub kategori : Antikonvulsan
  • Komposisi : gabapentin 300 mg
  • Indikasi : obat epilepsi dan gangguan nyeri neuropatik
  • Perhatian : tidak diperkenankan untuk penderita hipersensitivitas terhadap gabapentin
  • Efek samping : pusing, lelah, thremor, rhinitis
  • Dosis : pengobatan hari pertama sehari 1 kali 1 kapsul, pengobatan hari ke 2 sehari 2 kali 1 kapsul, pengobatan hari ke 3 sehari 3 x 1 kapsul.
  • Anjuran penggunaan : dikonsumsi setelah makan
  • Kemasan : 10 tablet/strip
  • Produksi : Prima Hexal

 

5. Gabapentin

Obat penyakit epilepsi Gabapentin merupakan obat epilepsi yang sangat ampuh. Anda bisa temukan di apotek terdekat dengan atau tanpa resep dokter. Harga gabapentin di apotek sebesar Rp 6.700,00 per tablet.

Gabapentin Obat Epilepsi Resep Dokter

  • Sub kategori : antikonvulsan
  • Komposisi : Gabapentin 300 mg
  • Indikasi : obat epilepsi, simple dan complex partial seizure, kejang tonic-clonic general lanjutan.
  • Perhatian : tidak diperkenankan untuk ibu hamil, laktasi dan anak kurang dari 12 tahun
  • Efek samping : somnolen, pusing, ataksia, nistagmus, sakit kepala
  • Dosis : pengobatan hari pertama sehari 1 kali 1 kapsul, pengobatan hari ke 2 sehari 2 kali 1 kapsul, pengobatan hari ke 3 sehari 3 x 1 kapsul.
  • Anjuran penggunaan : dapat diberikan sebelum atau sesudah makan. Dapat diberikan langsung ketika terjadi serangan epilepsi karena berfungsi menenangkan dan menghentikan laju gerakan saraf yang over.
  • Kemasan : 10 tablet/strip
  • Produksi : Novell Pharmaceutical

 

6. Prolepsi

Prolepsi merupakan obat epilepsi resep dokter yang tergolong obat epilepsi ampuh sembuhkan epilepsi dalam waktu yang cepat. Kejang epilepsi juga bisa dihentikan dengan obat yang bersifat menenangkan ini. Prolepsi dapat Anda beli di apotek terdekat dengan harga Rp 9.100,00 per tablet.

Prolepsi Obat Epilepsi Resep Dokter

  • Sub kategori : antikonvulsan
  • Komposisi : oxcarbazepine 300mg
  • Indikasi : pengobatan kejang, ayan atau epilepsi dan meringankan gejala epilepsi serta penyakit saraf lainnya.
  • Perhatian : tidak diperkenankan untuk lansia, gangguan fungsi ginjal atau hati.
  • Efek samping : lelah, pusing, sakit kepala.
  • Dosis : pengobatan hari pertama sehari 1 kali 1 kapsul, pengobatan hari ke 2 sehari 2 kali 1 kapsul, pengobatan hari ke 3 sehari 3 x 1 kapsul.
  • Anjuran penggunaan : dikonsumsi setelah makan dan ketika terjadi serangan epilepsi
  • Kemasan : 10 tablet/strip
  • Produksi : Mersifarma

 

7. Proceles syrup

Proceles syrup merupakan obat ayan di apotik yang termasuk ke dalam golongan kortikosteroid dan deksklorfeniramin maleat. Proceles syrup mempunyai interaksi dengan fenobarbital, rifampisin, fenitoin, estrogen, NSAID, alkohol dan diuretik tipe thiazid. Obat epilepsi resep dokter ini juga aman untuk dikonsumsi anak-anak diatas usia 1 tahun. Anda bisa dapatkan di apotek dengan harga Rp 47.000,00. Harga tersebut bisa berbeda di masing-masing apotek dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Proceles Obat Epilepsi Resep Dokter

  • Sub kategori : kortikosteroid dan antihistamin
  • Komposisi : betametason 0,25 mg, deksklorfeniramin maleat 2mg
  • Indikasi : mengobati ayan atau epilepsi, dermatologik, alergi pernapasan dan juga gangguan sistem saraf.
  • Perhatian : tidak dianjurkan untuk penderita diabetes melitus
  • Efek samping : muskuloskeletal tetapi sangat jarang
  • Dosis : dewasa dan anak lebih dari 12 tahun 2 sendok syrup 3 kali sehari. Anak – anak diatas 1 tahun 1 sendok syrup 2 atau 3 kali sehari.
  • Anjuran penggunaan : dikonsumsi setelah makan
  • Kemasan : botol
  • Produksi : Meprofarm

 

Ikuti anjuran penggunaan obat epilepsi generik diatas dalam mengatasi penyakit epilepsi dan gangguan saraf yang lainnya. Gunakan sesuai anjuran dosis agar tidak menimbulkan efek samping selama penggunaan obat epilepsi resep dokter tersebut. Semoga bermanfaat dan segera diberikan kesembuhan. Get Well Soon !!

loading...

Leave a Reply