5 Macam Obat Anemia Kurang Darah Paling Ampuh dan Mudah Didapatkan

Obat anemia kurang darah ada banyak sekali macamnya. Macam-macam obat anemia tersebut harus di pergunakan sesuai dengan anjuran dokter, jadi Anda tidak boleh sembarangan dalam mengonsumsinya meskipun obat anemia di apotik sangat mudah di dapatkan. Sebelum kita membahas lebih lanjut apa saja obat anemia yang bagus sesuai anjuran dokter, kita gali lebih dalam dulu apa itu sebenarnya penyakit Anemia.

Anemia merupakan suatu penyakit yang terjadi akibat berkurangnya jumlah hemoglobin dalam darah. Penderita anemia memiliki jumlah hemoglobin yang lebih rendah daripada kadar normal pada orang yang sehat yaitu sekitar 10-12 g/dl. Anemia harus segera di obati jika tidak ingin gangguan kesehatan lainnya muncul. Hal ini di sebabkan karena hemoglobin memiliki fungsi yang sangat penting sebagai zat yang mampu mengikat oksigen yang nantinya akan di edarkan ke seluruh tubuh untuk keperluan metabolisme.

 

Penyebab Penyakit Anemia

Penyebab penyakit anemia yang paling umum adalah terjadinya pendarahan yang berlebihan, terjadinya hemolisis (kerusakan sel darah merah), dan produksi sel darah merah yang tidak efektif. Seseorang bisa di katakan terkena anemia apabila jumlah konsentrasi hemoglobin (Hb) dalam darahnya lebih rendah dari 13,5 h/dl dengan hematokrit (Htc) yang lebih rendah dari 41% untuk laki-laki dan konsentrasi Hb lebih rendah dari 11,5 g/dl dengan Hct kurang dari 36% pada perempuan. Hal ini bisa saja di sebabkan karena hamil, kelainan darah (thalasemia), pendarahan yang berlebihan karena luka atau menstruasi dan melahirkan pada perempuan.

 

Gejala Anemia

Seseorang yang mengalami anemia bisa di kenali baik dari ciri-ciri luar yang tampak pada fisiknya maupun gejala-gejala yang di rasakan sendiri oleh si penderita. Berikut ini adalah ciri paling umum yang akan terjadi pada seseorang yang terkena penyakit anemia:

  1. Mengalami 5L yaitu Lelah, Letih, Lesu, Lemah, Lunglai
  2. Mengalami peningkatan detak jantung yang tidak stabil
  3. Tidak bergairah
  4. Kepala sering pusing dan mata berkunang-kunang
  5. Mudah mengantuk
  6. Kulit wajah terutama pada bagian sekitar konjuktiva mata terlihat pucat
  7. Mengalami penurunan daya tahan tubuh

 

Obat Anemia Kurang Darah

Untuk mengobati penyakit anemia yang tidak terlalu berat biasanya bisa di atasi dengan melakukan istirahat total yang cukup dan menambah asupan makanan yang bergizi tinggi. Namun jika anemia yang di alami sudah cukup parah maka Anda perlu mendapatkan asupan tambahan untuk mempercepat pemulihan jumlah Hb dalam darah Anda. Anda bisa mendapatkannya dari suplemen penambah darah atau obat anemia kurang darah yang bisa di beli di apotek.

Berikut ini 5 obat anemia kurang darah yang kami rekomendasikan:

 

1. Tonikum Bayer

Obat kurang darah rendah yang pertama yaitu Tonikum Bayer. Mungkin Anda sudah mengenal merk obat yang cukup populer ini. Tonikum bayer di jual bebas dan bisa Anda dapatkan di apotek. Fungsi utama obat ini adalah untuk membantu tubuh mencukupi jumlah sel darah merah yang kurang sehingga gejala-gejala seperti sering pusing bisa di atasi dengan cepat. Tonikum Bayer juga dapat di gunakan untuk melancarkan ASI.

Tonikum Bayer - Obat Anemia Kurang Darah

  • Komposisi: vitamin B1, vitamin B6, nikotinamid, etanol
  • Indikasi: pelengkap vitamin pada keadaan kekurangan vitamin
  • Dosis: 1 x sehari 5ml
  • Penyajian: sesudah makan
  • Efek samping: hipersensitifitas
  • Kemasan: 1 Botol
  • Deskripsi: multivitamin

 

2. Sangobion (Kapsul)

Obat kurang darah sangobion merupakan suplemen yang berisi vitamin dan mineral yang dapat membantu tubuh untuk mempercepat pembentukan hemoglobin dan sel darah merah. Obat ini membantu mengatasi kekurangan zat besi yang menjadi penyebab utama terjadinya anemia. Sangobion yang di rekomendasikan untuk pengobatan anemia adalah yang berbentuk kapsul, Anda bisa mendapatkannya di apotek-apotek terdekat.

Sangobion - Obat Anemia Kurang Darah

  • Komposisi: ferrous gluconate 250 mg, manganese sulfate 0,2 mg, copper sulfate 0,2 mg, vitamin C 50 mg, folic acid 1 mg, vitamin B12 7, 5 mcg, sorbitol 25 mg
  • Indikasi: anemia karena kekurangan zat besi dan mineral lain yang membantu pembentukan darah
  • Dosis: dewasa 1x sehari 1 kapsul
  • Penyajian: sesudah makan
  • Perhatian: akumulasi zat besi, gangguan penggunaan zat besi
  • Efek Samping: nyeri lambung, muntah, konstipasi, diare, kolik
  • Kemasan: 10 Tablet / Strip
  • Deskripsi: suplemen vitamin dan mineral untuk proses pembentukan hemoglobin dan sel darah merah

 

3. Sakatonik Liver

Resep obat kurang darah selanjutnya yang bisa Anda gunakan untuk mengobati anemia adalah Sakatonik liver. Sakatonik liver merupakan suplemen multivitamin penambah darah yang sudah sangat terkenal khasiatnya. Fungsi utama obat ini adalah untuk memberikan asupan mineral yang sangat di perlukan untuk pembentukan sel darah merah yang baru, mengatasi gejala letih dan lesu. Obat ini biasanya di anjurkan oleh dokter bagi para wanita pasca melahirkan (masa nifas).

Sakatonik Liver - Obat Anemia Kurang Darah

  • Komposisi: Vitamin B1, B12, B6, C, Nikotinamid, Ca-pantotenat, Na-hipoposfat, Mn-Sulfat, Ferro-Sulfat
  • Indikasi: menambah darah, nafsu makan menguatkan tubuh, selama kehamilan, multivitamin dan mineral
  • Dosis: 1 x sehari 5 ml
  • Penyajian: sesudah makan
  • Kemasan: 1 Botol
  • Deskripsi: sirup multivitamin penambah darah

 

4. Nefrofer INJ

Obat anemia kurang darah yang selanjutnya yaitu Nefrofer INJ. Obat ini merupakan obat anemia yang di gunakan secara khusus bagi pasien yang mengalami hemodialiasis kronis. Nefrofer INJ dikemas dalam bentuk injeksi dan di berikan khusus bagi pasien yang sedang menjalani terapi eritropoietin.

Nefrofer INJ - Obat Anemia Kurang Darah

  • Komposisi: Fe sucrose
  • Indikasi: Pengobatan anemia defisiensi Fe pada pasien yang menjalani hemodialisis kronik dan mendapat terapi eritropoietin
  • Dosis: Dewasa dan lanjut usia : 3x seminggu 10 mg
  • Penyajian: Injeksi
  • Cara Penyimpanan: simpan pada suhu ruangan dan terlindung dari sinar matahari langsung
  • Perhatian: Hati-hati penggunaan pada anak dibawah 18 tahun, wanita hamil dan menyusui
  • Efek Samping: Sakit kepala, pusing, kram tungkai, demam, nyeri, astenia, tidak enak badan, hipotensi, nyeri dada, hipertensi, hipervolemia, gangguan lambung, nyeri muskuloskeletal, dispnea, pneumonia, batuk, pruritus, reaksi lokal
  • Kemasan: 1 Ampul
  • Deskripsi: Obat anemia dalam bentuk injeksi

 

5. Hemobion (Kapsul)

Obat anemia kurang darah yang terakhir yaitu Hemobion. Obat ini berbentuk kapsul, biasanya di gunakan sebagai suplemen penambah darah pada wanita pasca melahirkan dan menyusui (laktasi). Hemobion sebagian besar terdiri atas zat ferum (fe), kalsium karbonat, dan vitamin B kompleks.

Hemobion - Obat Anemia Kurang Darah

  • Komposisi: Fe fumarate 360 mg, vit B12 15 mcg, vit C 75 mg, folic acid 1.5 mg, Ca carbonate 200 mg, cholecalciferol 400 iu.
  • Indikasi: Anemia pd kehamilan & laktasi, anemia krn perdarahan, kehamilan.
  • Dosis: 1 x sehari 1 kapsul
  • Penyajian: Di konsumsi sesudah makan
  • Cara Penyimpanan: simpan di tempat yang kering dan terlindung dari cahaya
  • Kemasan: 10 Kapsul / Strip
  • Deskripsi: Suplemen untuk mengatasi anemia pada kehamilan dan laktasi.

 

Berdasarkan 5 obat anemia kurang darah diatas, Anda cukup menggunakan salah satu yang menurut Anda sangat cocok dan mudah untuk dikonsumsi. Sebenarnya semua jenis obat diatas punya kandungan dan fungsi yang hampir sama, cuma yang membedakan adalah campuran tambahan dan dosis yang dipakai. Semoga disini Anda dapat menemukan obat mana yang menurut Anda paling cocok bagi tubuh Anda. Selamat mencoba. Get Well Soon !!

loading...