Penyakit Kanker Otak – Gejala, Penyebab, Pengobatan

Penyakit kanker otak adalah kondisi tumor otak ganas yang dapat menyebar dengan sangat cepat ke bagian lain dari otak dan tulang belakang. Sebenarnya tidak semua tumor otak ganas terkategori sebagai kanker.

Ketika tumor otak sudah menginjak stadium 3 dan 4 dimana potensi penyebaran ke bagian otak yang lain sudah sangat cepat maka kondisi inilah yang bisa disebut kanker otak.

Penyakit kanker yang menyerang otak tentu bisa terjadi pada siapa saja dan tanpa mengenal usia. Berdasarkan data dari WHO pada tahun 2012, sekitar 4900 kasus kanker yang menyerang otak terjadi di Indonesia.

Jika dilihat dari jenis kelamin, penderita lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan pada wanita. Jenis kanker ini sangat berbahaya bagi penderita karena terjadi di otak sehingga dapat menahan semua akses otak ke bagian tubuh yang lain. Karena itu banyak penderita yang mengalami kematian.

Tentunya pengetahuan sejak dini agar bisa terhindar dari penyakit kanker otak perlu dimiliki.

 

15 Gejala Kanker Otak

Gejala kanker otak stadium awal ditandai dengan sakit kepala yang tak berkesudahan. Rasa sakit kepala yang dirasakan tentu bukan sakit kepala yang wajar. Kepala terasa berdenyut dan tertekan dengan sangat parah tidak seperti sakit kepala biasanya yang timbul tenggelam.

Jika Anda sudah mengalami ciri kanker otak ini nantinya akan ada gejala lanjutan yang Anda rasakan. Khususnya jika kanker sudah menginjak kanker otak stadium 4.

Gejala lanjutan tersebut yang akan Anda rasakan diantaranya:

  • Mual dan muntah dengan intensitas yang semakin sering
  • Penglihatan yang kabur dan tidak jelas
  • Gangguan berjalan
  • Gangguan berbicara
  • Mudah mengantuk
  • Lelah berlebihan
  • Sering mati rasa pada tangan dan kaki
  • Kesemutan
  • Anoreksia atau kehilangan nafsu makan
  • Berat badan menurun drastis
  • Kejang – kejang
  • Demensia
  • Gangguan kesadaran
  • Kehilangan emosi
  • Kehilangan libido

Kejang yang dirasakan penderita disebabkan karena adanya aktivitas listrik secara abnormal di otak.

Biasanya sel saraf tubuh akan berkomunikasi satu dengan yang lain melalui signal listrik yang dikendalikan tersebut. Jika ada sesuatu yang mengganggu signal ini dan mereka lebih intens, penderita akan cenderung mengalami kejang.

Kehilangan emosi membuat penderita akan punya pemikiran yang flat. Marah dan emosi atau rasa kasihan bahkan sudah tidak bisa dirasakan penderita.

 

7 Penyebab Kanker Otak

1. Genetik atau keturunan

Jika ada salah satu anggota keluarga Anda yang mengalami kanker otak, maka Anda memiliki resiko yang sama untuk terserang penyakit yang sama.

Sebanyak 75% kasus kanker pada otak yang menyerang manusia kebanyakan berasal dan disebabkan karena genetik atau keturunan disamping ditunjang dengan gaya hidup yang tidak sehat.

 

2. Terjadi benturan

Jika sebelumnya Anda pernah mengalami kecelakaan yang hebat dimana membuat kepala Anda terbentur keras maka Anda memiliki resiko mengalami kanker pada otak.

Hal ini karena benturan dapat memicu tumbuhnya sel yang abnormal pada otak kemudian berkembang menjadi sel kanker yang mematikan.

 

3. Radiasi benda elektronik

Signal yang dialirkan oleh ponsel, televisi, microwave, komputer atau laptop pada level tertentu dapat menimbulkan pertumbuhan sel yang abnormal di otak. Karena itu ketika Anda tidur sangat disarankan mematikan berbagai benda elektronik di sekitar Anda.

Jika Anda kebiasaan tidur dengan ponsel, baiknya jauhkan sedari sekarang agar radiasi ponsel tidak berbahaya pada tubuh Anda.

 

4. Radiasi ionisasi

Radiasi ionisasi merupakan suatu kondisi yang dapat meningkatkan resiko seseorang mengalami kanker otak. Radiasi ionisasi juga bisa berpengaruh pada manusia ketika mereka menjalani upaya terapi radiasi atau terkena radiasi dari ledakan suatu bom.

Terlalu sering dengan paparan radiasi ionisasi mempercepat kanker yang dialami masuk ke rana kanker otak stadium akhir.

 

5. Makanan yang dikonsumsi

Ada beberapa makanan yang didalamnya mengandung zat karsinogenik yang memicu kanker. Makanan – makanan yang mengandung pengawet dan zat aditif lainnya harus Anda hindari karena tidak baik untuk kesehatan Anda.

Jika memang Anda adalah penggemar makanan tersebut, sedari sekarang baiknya Anda kurangi pengonsumsiannya demi menjaga kesehatan Anda.

 

6. Gaya hidup tak sehat

Gaya hidup tak sehat dengan merokok, mengonsumsi alkohol dan jarang berolahraga dapat memicu terjadinya kanker termasuk kanker otak.

Ubah gaya hidup Anda dengan gaya hidup yang sehat karena kondisi tubuh Anda merupakan cerminan dari gaya hidup Anda sendiri.

 

7. Hindari kosmetik mengandung merkuri dan timbal

Saat ini memang sudah banyak ditemukan berbagai kosmetik yang didalamnya terdapat kandungan merkuri, timbal dan kandungan berbahaya lain. Kandungan tersebut tidak hanya dapat memicu terjadinya kanker kulit pada seseorang akan tetapi juga memicu timbulnya kanker otak karena dapat mengaktifkan sel kanker secara menyeluruh.

Bagi Anda wanita yang erat kaitannya dengan kosmetik, lebih selektiflah dalam memilih kosmetik. Upayakan memilih kosmetik yang legal dan sudah mendapatkan izin edar dari BPOM dan MUI.

Menghindari penggunaan kosmetik berlebih juga dapat menghindari munculnya jerawat.

 

5 Cara Mencegah Kanker Otak

1. Hindari radiasi ponsel dan alat elektronik lain secara terus menerus

Untuk mencegah kanker otak, ponsel sebaiknya hanya dipakai ketika Anda memang membutuhkan saja. Hindari menggunakannya terus menerus apalagi jika Anda gunakan bahkan sampai menjelang waktu tidur.

1 jam sebelum tidur ada baiknya Anda jauhkan ponsel karena radiasinya dapat berakibat buruk pada otak di waktu Anda tidur lelap.

Hal yang sama juga diperlukan pada alat elektronik yang lain termasuk laptop. Jika Anda orang yang bekerja dengan laptop dalam intensitas yang padat, baiknya Anda istirahat setiap 1 jam sekali selama 15 menit.

Dengan begini akan mengurangi resiko terserang radiasi berlebihan dari laptop. Selain itu Anda juga disarankan untuk menggunakan kacamata pelindung dari radiasi laptop yang dipancarkan.

Membatasi penggunaan ponsel dan laptop juga dapat menjaga kesehatan mata Anda.

 

2. Konsumsi sayur dan buah

Mengonsumsi sayur dan buah memang sangat diperlukan. Baiknya Anda konsumsi sayur dan buah secara rutin agar tubuh Anda sehat dan resiko terserang penyakit berbahaya termasuk kanker pada otak bisa tertangani dan terminimalisir.

Buah naga, buah apel, buah jeruk, buah semangka, buah kiwi sangat disarankan untuk Anda konsumsi setiap hari.

Memperbanyak konsumsi buah dan sayur juga dipercaya dapat membantu dalam mengecilkan perut dan mengecilkan paha.

 

3. Hindari makanan tak sehat

Jika Anda kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat mulai dari sekarang Anda harus menghindarinya.

Makanan yang mengandung zat adiktif, makanan yang diolah dengan cara diasap, makanan yang mengandung terlalu tinggi kafein dan alkohol serta makanan junkfood perlu Anda hindari.

Makanan berlemak dan senyawa-senyawa jahat bagi kesehatan juga dapat memicu berbagai penyakit lainnya seperti kolesterol tinggi dan gagal ginjal.

 

4. Hindari rokok

Didalam rokok terdapat kandungan tar dan nikotin yang sangat tidak baik pada kesehatan tubuh Anda. Kandungan tersebut jika terpapar pada tubuh seseorang secara terus menerus dapat mengaktifkan sel – sel kanker didalam tubuh.

Resiko terserang kanker paru – paru bahkan termasuk kanker pada otak juga akan sangat besar bagi Anda yang aktif merokok.

Dengan menghindari asap rokok, Anda juga bisa mengecilkan risiko terjangkit penyakit asma dan batuk berdahak.

 

5. Lakukan pemeriksaan fisik secara rutin

Ada baiknya pemeriksaan fisik dilakukan secara rutin 6 bulan sekali. Dengan melakukan pemeriksaan fisik secara rutin nantinya Anda akan bisa dapatkan pengetahuan lebih jelas perihal kondisi kesehatan Anda.

Dengan begitu Anda bisa selalu update kondisi kesehatan sehingga jika memang Anda memiliki ciri atau gejala kanker otak bisa segera diatasi dengan baik sejak dini.

Pemeriksaan fisik secara rutin juga diperlukan agar dapat terhindar dari penyakit-penyakit lainnya seperti kanker prostat dan kanker kulit.

 

5 Pengobatan Kanker Otak Dengan Jalur Medis

1. Operasi kanker otak

Ketika kanker otak sudah memasuki stadium akhir, biasanya langkah pengobatan kanker otak yang akan disarankan dokter adalah dengan melakukan operasi. Operasi kanker otak dilakukan dengan tujuan agar sel kanker tidak menjalar ke organ yang lain dan merusak jaringan di sekitarnya.

Operasi ini dilakukan agar sel kanker terhenti pengembangan dan penjalarannya sehingga bisa dipangkas dan dimatikan secara ampuh.

 

2. Terapi radiasi

Terapi radiasi merupakan terapi yang dilakukan dengan penggunaan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Cara ini dilakukan untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker dan mencegahnya berkembang, menginvasi bagian yang lain atau berkembang biak.

Terapi radiasi biasanya disarankan oleh dokter untuk mengatasi kanker pada otak yang terjadi kepada orang – orang yang tidak bisa menjalani operasi. Terapi radiasi diberikan dengan cara – cara sebagai berikut :

  • Terapi radiasi eksternal

Terapi ini dilakukan dengan menggunakan energi sinar yang tinggi radiasi dan ditargetkan pada area kanker. Sinar radiasi berjalan melalui kulit, tengkorak, jaringan otak yang sehat dan jaringan lain sampai ke area kanker.

Pengobatan ini dilakukan biasanya dalam kurun waktu lima hari sampai satu minggu dimana setiap pengobatan hanya memakan waktu beberapa menit saja.

  • Terapi radiasi internal dengan implan

Terapi ini dilakukan dengan menggunakan implan. Implan merupakan kapsul radioaktif kecil yang ditempatkan didalam area yang terinvasi kanker.

Radiasi yang dipancarkan dari kapsul akan menghancurkan sel kanker. Kapsul ini akan berkurang sedikit demi sedikit setiap hari dan telah diperhitungkan akan habis sesuai dosis yang diberikan.

Ketika melakukan perawatan ini pasien penderita kanker akan tinggal beberapa hari di rumah sakit dan tidak diperkenankan rawat jalan.

  • Radiosurgery stereotactic

Radiosurgery stereotactic disebut juga dengan teknik bedah knifeless walau tidak melibatkan prosedur operasi. Pengobatan dengan radiosurgery stereotactic dilakukan dengan menghancurkan sel kanker tanpa membuka tengkorak.

CT scan atau MRI digunakan untuk menentukan lokasi kanker yang tepat di otak. Kemudian radiasi akan menghancurkan sel kanker.

Pengobatan ini terbilang memiliki tingkat komplikasi yang lebih sedikit dibandingkan dengan prosedur operasi terbuka.

 

3. Kemoterapi

Kemoterapi merupakan prosedur pengobatan kanker otak secara medis yang dilakukan dengan menggunakan obat – obatan yang kuat untuk membunuh sel kanker.

Pengobatan kemoterapi diberikan dalam siklus waktu tertentu yang dilakukan dalam jangka waktu pendek atau dengan perawatan intensif yang dilakukan dengan masa pemulihan. Setiap siklus pengobatan dengan kemoterapi akan berlangsung dalam beberapa minggu.

Kemoterapi sering dirancang sebanyak 2 sampai dengan 4 siklus sampai selesai kemudian mengistirahatkan diri dari pengobatan untuk melihat bagaimana reaksi sel kanker setelah kemoterapi dilakukan.

Prosedur pengobatan dengan kemoterapi memang menimbulkan efek samping. Efek samping kemoterapi yang sering dikeluhkan pasien diantaranya mual dan muntah, sariawan, kehilangan nafsu makan, dan rambut yang mengalami kerontokan.

Kemoterapi juga dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit lainnya seperti kanker serviks dan kanker payudara.

 

4. Obat kanker otak

Setelah dilakukan pengobatan kanker otak secara medis oleh dokter baik itu dengan operasi, radioterapi atau kemoterapi kebanyakan dokter juga akan meresepkan obat kanker otak untuk dikonsumsi secara rutin dalam mengurangi gejala dan sebagai upaya penyembuhan secara total.

Obat antikonvulsan untuk menangani dan mencegah terjadinya kejang serta obat kortikosteroid akan diresepkan oleh dokter.

 

5. Rehabilitasi

Pada setiap pengobatan kanker memang akan mengalami efek samping sehingga rehabilitasi merupakan bagian penting dari pemulihan yang perlu dilakukan. Rehabilitasi melibatkan pemulihan fungsi tubuh yang normal.

Dalam rehabilitasi, terapi kognitif juga penting dilakukan untuk membantu adanya kehilangan memori jangka pendek penderita. Terapi bahasa juga diperlukan untuk mengembalikan kemampuan berbicara penderita agar bisa berbicara dengan jelas seperti sedia kala.

Rehabilitasi bisa dilakukan sebagai pengobatan akhir lanjutan ketika dokter sudah memberikan tanggapan bahwa sel kanker bisa dilumpuhkan.

 

5 Obat Tradisional Kanker Otak Dengan Tanaman Herbal

Sebagai langkah penyembuhan pasca pengobatan medis, selain mengonsumsi obat – obatan yang diberikan dokter Anda juga bisa memilih obat herbal sebagai terapi penyembuhan secara tradisional.

Prosedur ini bisa dilakukan, akan tetapi ada baiknya Anda konsultasikan dulu dengan dokter yang menangani penderita sebelum memutuskan memberikan ramuan herbal tersebut.

Hal ini memang sangat diperlukan agar pengobatan medis yang sudah dilakukan bisa terintegrasi dengan pengobatan herbal untuk mempercepat penyembuhan.

Bahan herbal yang dinilai ampuh sebagai terapi pengobatan dan penyembuhan kanker pada otak diantaranya:

 

1. Buah naga

Buah naga telah diteliti di Amerika memiliki kemampuan untuk mengobati kanker.

Buah naga mengandung antioksidan yang sangat tinggi sehingga akan sangat efektif untuk menangkal radikal bebas dan mencegah kanker. Anda bisa konsumsi buah naga secara rutin untuk mencegah dan terapi penyembuhan kanker secara tradisional.

 

2. Ekstrak jamur maitake

Jamur maitake merupakan jamur raksasa dengan ukuran yang cukup besar. Jamur ini bukan jamur yang mematikan karena jamur ini justru dapat menyembuhkan dan mencegah kanker.

Jamur dengan ukuran 3 kaki ini memiliki manfaat yang besar khususnya di bagian ekstraknya. Ambil satu sendok makan kemudian tambahkan ke air sebanyak 300 ml.

Dengan Anda konsumsi secara rutin sehari 2 kali selama 5 bulan berturut – turut maka akan memberikan hasil yang baik pada terapi penyembuhan kanker yang terjadi pada otak Anda.

 

3. Daun sirsak

Daun sirsak memiliki kandungan acetogenins yang sangat efektif untuk melawan sel jahat didalam tubuh.

Bagusnya daun sirsak hanya sel kanker saja yang akan dilawan sehingga sel – sel lain yang termasuk ke dalam sel sehat tidak akan terganggu. Anda bisa jadikan ramuan daun sirsak dan konsumsi secara rutin untuk mendapatkan khasiatnya.

Kalau daun sirsak dapat digunakan untuk menyembuhkan kanker, buahnya juga dapat digunakan sebagai obat anyang-anyangan.

 

4. Kulit manggis

Selain daun sirsak, bahan alami lain yang juga dapat dijadikan alternatif untuk mengobati kanker pada otak adalah kulit manggis.

Didalam kulit manggis terdapat kandungan xanthone yang sangat tinggi. Fungsi dari xanthone sendiri pada kulit manggis adalah untuk membantu melawan dan membasmi sel kanker yang disebut dengan apoptosis.

Kulit manggis juga berfungsi untuk melakukan antiproliferasi yang artinya untuk menghambat perkembangan sel kanker yang mengkhawatirkan.

Dengan mengandalkan kulit manggis, para penderita kanker juga mampu memulihkan kondisi kanker didukung dengan sifat antioksidan pada bahan tersebut. Selain itu dengan mengonsumsinya juga dapat membunuh sel kanker, disamping juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh penderita.

 

5. Ekstrak Lada Brasil

Ekstrak lada Brasil sangat bagus untuk membantu penyembuhan penderita kanker otak. Anda perlu sediakan air sebanyak 300 ml kemudian rebus 5 sampai dengan 6 buah lada Brasil didalam air selama kurang lebih satu jam.

Setelah Anda rebus, saring dan air rebusan dapat dikonsumsi sehari 2 kali secara terus menerus. Konsumsi ramuan ini selama 3 bulan berturut – turut.

 

Sebagai langkah pencegahan dari penyakit kanker otak, baiknya Anda hindari stres berlebihan karena kondisi tersebut juga dapat menjadi sumber penyakit bagi diri Anda. Kenali gejala kanker otak, hindari penyebabnya dan lakukan pengobatan yang tepat jika memang terjadi gejala. Semoga lekas sembuh.

loading...

Leave a Reply