5 Jenis Obat Antibiotik Untuk Sinusitis Resep Dokter

MATIKAN ADBLOCK !!

Maaf, website kami tidak bisa dibuka dengan baik jika Anda menggunakan aplikasi yang mendukung AdBlocker. Silahkan beralih ke browser yang membebaskan iklan.

Obat Antibiotik Untuk Sinusitis – Sinusitis adalah nama penyakit yang menyerang salah satu bagian dari sistem pernapasan manusia yang terletak di antara tulang pipi dan dahi. Sinus berbentuk rongga-rongga kecil yang berisi udara. Pada orang yang menderita sinusitis, bagian ini mengalami peradangan (inflamasi). Penyebab sinusitis bisa di karenakan adanya infeksi virus atau bakteri, selain itu sinusitis juga bisa kumat jika terpapar oleh benda asing yang memicu alregi. Obat antibiotik untuk sinusitis berperan penting dalam menekan infeksi agar peradangan pada sinus bisa di hentikan.

 

Gejala Sinusitis Paling Umum

Orang yang mengalami sinusitis pada umumnya akan mengalami beberapa gejala yang mudah di deteksi, berikut ini adalah beberapa gejala yang paling sering di alami pada saat terserang sinusitis:

  1. Pusing berkepanjangan
  2. Hidung tersumbat, pada kebanyakan kasus sinusitis juga menyebabkan hidung mengeluarkan cairan secara terus menerus
  3. Mengalami penurunan kemampuan penciuman
  4. Bau mulut
  5. Rasa nyeri pada bagian wajah antara tulang pipi dan dahi
  6. Demam tinggi

 

Obat Antibiotik Untuk Sinusitis

Pengobatan sinusitis di lakukan dengan pemberian obat-obatan yang mampu menekan reaksi peradangan yang terjadi. Untuk mencegah terjadinya infeksi, antibiotik sangat di perlukan oleh penderita sinusitis. Berikut ini kami berikan 5 obat antibiotik untuk sinusitis yang bisa Anda dapatkan di apotik.

 

1. Levofloxacin

Levofloxacin merupakan obat sinusitis dari dokter yang paling sering di gunakan untuk mengobati infeksi dan peradangan pada penderita sinusitis. Kandungan antibiotik yang ada di dalamnya cukup ampuh untuk melemahkan bakteri dan virus yang menjadi penyebab sinusitis. Obat antibiotik untuk sinusitis ini bisa Anda dapatkan secara bebas di apotik, namun untuk penggunaan jangka panjang Anda sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Levofloxacin - Obat Antibiotik Untuk Sinusitis

  • Komposisi: Levofloxacin
  • Indikasi: Untuk mengobati sinusitis maksilaris akut, pneumonia yang didapat dari lingkungan, bronkitis kronik dengan eksaserbasi akut dari bronkitis kronis, infeksi kulit dan struktur kulit tanpa komplikasi, ISK, pielnefritis.
  • Dosis: 250-500 mg/sehari dengan pemakaian selama 7 – 14 hari
  • Penyajian: Obat ini di konsumsi sesudah makan
  • Cara Penyimpanan: Simpan di tempat yang sejuk dan terhindar dari paparan cahaya matahari langsung
  • Perhatian: Gangguan SSP yang cenderung dapat menimbulkan serangan kejang atau menurunkan ambang rangsang kejang. Dapat mengganggu kemampuan menemudi atau menjalankan mesin, Penderita jangan terlalu lama terpapar dengan sinar matahari atau ultraviolet.
  • Efek Samping: Diare, mual, muntah, anoreksia, ansietas, vaginitis, kembung, pruritus, pusing, dispepsia, insomnia, ruam kulit, nyeri abdomen, moniliasis genital, gangguan pengecapan, konstipasi, edema, leukore, tidak enak badan, gelisah, gangguan tidur, tremor, urtikaria, lelah, sakit kepala, keringat berlebihan.
  • Kemasan: 10 Tablet / Blister

 

2. Cravox

Obat sinusitis Cravox memiliki kandungan antibiotik levofloxacin dengan spektrum luas yang aktif terhadap bakteri gram negatif dan positif sehingga bisa di gunakan untuk mengatasi infeksi pada sinusitis. Levofloxacin merupakan golongan antibiotik time depending karena itu usahakan untuk mengkonsumsi cravox pada waktu yang sama setiap hari agar efeknya lebih maksimial.

Cravox - Obat Antibiotik Untuk Sinusitis

  • Komposisi: Levofloxacin
  • Indikasi: Sinusitis maksilaris akut, eksaserbasi akut dari bronkitis kronik, pneunomonia, infeksi saluran kemih, infeksi kulit, pielonefritis akut
  • Dosis dewasa untuk penyakit sinusitis maksilaris akut berikan 500 mg untuk 1 hari selama 10 hingga 14 hari
  • Penyajian: Obat ini bisa diberikan sebelum atau sesudah makan. Pada saat melakukan pengobatan, tubuh harus mendapat asupan cairan yang cukup.
  • Perhatian: Gangguan fungsi ginjal, superinfeksi, gangguan SSP, dehidrasi, dan fotosensitivitas, hindari pemberian jangka panjang dan penggunaan bersama alkohol.
  • Efek Samping: Menimbulkan gangguan gastrointestinal, reaksi psikotik, ansietas, sakit kepala, depresi, halusinasi, urtikaria, edema, keringat berlebihan, gangguan pengecapan, ruam kulit, insomnia, mengantuk, lelah
  • Kemasan: 10 Tablet / Strip

 

3. Spiramycin

Spiramycin merupakan obat generik sinusitis yang di gunakan untuk mengobati infeksi saluran nafas seperti sinusitis, pneumonia, dan bronkitis. Obat antibiotik untuk sinusitis ini berbentuk tablet yang mengandung bahan aktif spiramisin dalam dosis sedang.

Spiramycin - Obat Antibiotik Untuk Sinusitis

  • Komposisi: Tiap tablet salut selaput mengandung spiramicyn 500 mg
  • Indikasi: Obat spiramisin digunakan untuk infeksi saluran nafas, otitis media dan toksoplasmosis faringitis, bronkitis, pneumonia, tonsilitis, sinusitis.
  • Dosis dewasa berikan 500 mg sebanyak 3 kali sehari selama 5 hari. Khusu untuk infeksi berat dosis dapat dinaikkan sampai maksimal 3000 mg se Dosis untuk anak-anak: Sehari 50-100 mg/kg berat badan yang terbagi dalam 2-3 dosis untuk 1 hari.
  • Cara Penyimpanan: Simpan di tempat yang kering pada suhu di bawah 30ºC dan terlindung dari cahaya matahari langsung
  • Perhatian: Obat spiramisin di gunakan secara hati-hati pada pasien dengan gangguan hati karena dapat menyebabkan hepatotoksik. Tidak dianjurkan untuk ibu menyusui dan wanita hamil pada trimester pertama kehamilan.
  • Efek Samping: Mual, muntah, diare, rasa tidak enak di perut, nyeri epigastrik, ruam kulit dan urtikaria.
  • Kemasan: 10 Tablet / Strip

 

4. Volox

Obat sinusitis di apotik yang selanjutnya adalah Volox. Volox mengandung bahan aktif levofloxacin yang bisa digunakan untuk mengobati infeksi bakteri seperti infeksi saluran kemih, sinusitis, infeksi kulit, pneumonia, jaringan lunak, dan infeksi prostat.

Volox - Obat Antibiotik Untuk Sinusitis

  • Komposisi: Levofloxacin 500 mg
  • Indikasi: Sinusitis maksilaris akut, pneumonia yang didapat dari lingkungan, bronkitis kronik dengan eksaserbasi akut dari bronkitis kronis, ISK, pielnefritis, infeksi kulit dan struktur kulit tanpa komplikasi,
  • Dosis untuk pengobatan sinusitis maksilaris akut: 500 mg dalam 1 hari selama 10 – 14 hari.
  • Penyajian: Di konsumsi pada saat perut kosong (sebelum makan)
  • Cara Penyimpanan: Simpan di tempat yang kering dengan suhu kamar dan hindarkan dari cahaya matahari langsung
  • Perhatian: Dapat mengganggu kemampuan menemudi atau menjalankan mesin, Gangguan SSP yang cenderung dapat menimbulkan serangan kejang atau menurunkan ambang rangsang kejang.
  • Efek Samping: Menimbulkan diare di sertai dengan mual, vinsomnia, gangguan pengecapan, muntah, anoreksia, ansietas, konstipasi, aginitis, nyeri abdomen, moniliasis genital, pusing, dispepsia, edema, leukore, tidak enak badan, gelisah, kembung, pruritus, ruam kulit, gangguan tidur, tremor, urtikaria, lelah, sakit kepala, keringat berlebihan.
  • Kemasan: 10 Tablet / Strip

 

5. Avelox

Obat antibiotik untuk sinusitis yang terakhir yaitu Avelox. Obat ini biasa di gunakan sebagai terapi untuk menekan infeksi dan peradangan pada sinusitis yang terjadi akibat serangan bakteri.

Avelox - Obat Antibiotik Untuk Sinusitis

  • Komposisi: Moxifloxacin HCl
  • Indikasi: Obat terapi untuk usia diatas 18 tahun dengan gejala infeksi seperti, peradangan dan sinusitis, eksaserbasi bakteri akut dari bronkitis kronik, sinusitis bakterial akut, infeksi kulit dan struktur kulit yang terkomplikasi, pneumonia yang didapat dari masyarakat, infeksi intraabdominal dengan komplikasi dan keluhan nyeri.
  • Dosis untuk usia 18 tahun 400 mg 1 kali/hari. Lama terapi sinusitis akut berlangsung dalam kurun waktu 7 hari.
  • Penyajian: Obat langsung di telan secara utuh dengan bantuan air putih.
  • Efek Samping: Mual, diare, peningkatan sementara enzim transaminase, muntah, nyeri GI dan abdomen, sakit kepala, pusing
  • Kemasan: 5 Tablet / Strip

 

Dalam beberapa kasus, 5 macam obat antibiotik untuk sinusitis diatas dapat Anda gunakan, namun jika Anda memiliki masalah yang lebih serius ada baiknya untuk segera memeriksa ke dokter terdekat agar dapat dilihat seberapa parah masalah yang diderita. Tidak ada salahnya Anda mencoba pengobatan secara alami terlebih dahulu sebelum menggunakan obat-obatan kimia. Semoga cepat diberi kesembuhan dan kemudahan dalam beraktifitas. Get Well Soon !!

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: